TSTMM Bekerja Sama Dengan Bandar Bola SBOBET, Maxbet dan M11bet untuk Situs Judi Bola
Home > Berita Bola > Kandidat Juara Serie A 2017–2018: Juventus digadang-gadang

Kandidat Juara Serie A 2017–2018: Juventus digadang-gadang

Italia, Juventus digadang-gadang akan memenangkan scudetto mereka untuk ketujuh kalinya secara beruntun. Meski masih difavoritkan, tapi itu bakal tak berjalan mulus untuk Gianluigi Buffon dan kawan-kawan.

Jika meniliki kesuksesan mereka pada musim lalu, bisa dikatakan gelar scudetto keenam Juventus tak menemui hambatan. Posisi keenam pada giornata pembuka menjadi posisi terburuk yang dimiliki Bianconeri pada musim lalu. Selebihnya, Juve tampil sempurna dan terus menduduki singgasana Serie-A sejak pekan kelima hingga akhir akhir musim. Tapi situasi tersebut tampaknya sulit terulang, jika bercermin tentang kesiapan mereka menyambut musim baru.

Cerminan itu tertuju pada sejumlah laga pramusim dan laga terakhir di Piala Super Italia. Pada momen itu bisa menjadi pelajaran buat Massimiliano Allegri untuk mengetahui sejauh mana kesiapannya dalam menyambut musim baru.

Menumpuk di Depan, Keropos di Belakang
Melihat aktivitas Juventus di lantai bursa transfer, bisa dikatakan tak menemukan sesuatu yang menonjol dari mereka. Berbeda ketika manajemen Juve memboyong Gonzalo Higuain dengan banderol 90 juta Euro (Rp1,4 triliun) pada musim lalu.

Kali ini mereka hanya membeli pemain dengan harga yang standar. Seperti Wojciech Szczesny (Arsenal), Mattia De Sciglio (AC Milan), dan Federico Bernardeschi (Fiorentina). Sementara satu pemain pinjaman, yaitu Douglas Costa diboyong dari Bayern Muenchen. Secara keseluruhan, Nyonya Tua hanya menghabiskan 85 juta Euro untuk memboyong enam pemain anyar.

Sementara ada sembilan pemain yang hengkang dari Allianz Stadium. Sayangnya, beberapa pemain yang keluar bisa menghadirkan masalah baru untuk Allegri. Pasalnya, nama-nama seperti Dani Alves dan Leonardo Bonucci merupakan dua sosok penting dalam kesuksesan Juve di Serie-A.

Selain itu di lini depan, ada tujuh pemain yang berposisi sebagai striker. Sebut saja, Gonzalo Higuain, Paulo Dybala, Mario Mandzukic, Douglas Costa, Marko Pjaca, Federico Bernardeschi, dan Moise Keane. Belum lagi ditambah dengan Juan Cuadrado jika Allegri memiliki pola 4-2-3-1.

Melihat komposisi Juve sejauh ini, bisa dikatakan ada penumpukan di depan dan terlihat keropos di belakang.

Bagaimana tidak, dalam empat laga uji coba di International Champions Cup, yaitu melawan Barcelona, Paris Saint Germain, AS Roma, dan Tottenham Hotspur, gawang Juve harus kebobolan sebanyak tujuh gol. Sementara tiga gol bersarang pada laga resmi mereka di Piala Super Italia melawan Lazio. Total sudah 10 gol yang bersarang di gawang Nyonya Tua.

Hal ini menjadi masalah baru buat Allegri. Paling tidak ia harus menutupi kekeroposan di lini belakang. Dalam artian mantan pelatih AC Milan itu mau tidak mau mendatangkan satu pemain yang berposisi bek tengah, untuk menutupi kelemahan tersebut.

You may also like
Legenda Juventus Alessandro Del Piero Sanjung Kehebatan Pelatih Napoli
Presiden Andrea Agnelli Dihukum, Juventus Keluarkan Pernyataan Resmi
Gonzalo Higuain Cetak Hattrick pada Laga Uji Coba Bersama Juventus
Juventus Kehilangan Gelandang Claudio Marchisio Sebulan

Leave a Reply