TSTMM Bekerja Sama Dengan Bandar Bola SBOBET, Maxbet dan M11bet untuk Situs Judi Bola
Home > Berita Bola > Jamie Vardy Dapat Ancaman Pembunuhan usai Leicester Pecat Ranieri

Jamie Vardy Dapat Ancaman Pembunuhan usai Leicester Pecat Ranieri

Leicester: Striker Leicester City, Jamie Vardy mengaku mendapatkan ancaman pembunuhan usai Claudio Ranieri. Bahkan, keluarganya juga mendapatkan ancaman serupa.

Ranieri dipecat oleh Leicester pada Februari lalu atau sembilan bulan setelah mengantarkan The Foxes juara Liga Primer Inggris. Ia dinilai tidak bisa membawa Leicester bangkit dari hasil minor di level domestik.

Alhasil, manajeman memutuskan memberhentikan Ranieri. Dan nama Vardy disebut-sebut berperan besar saat terjadi rapat menentukan nasib Ranieri. Namun, Vardy sudah membantah hal tersebut.

“Cerita ini sudah beredar di luar sana. Orang-orang mulai percaya dan Anda mendapatkan ancaman pembunuhan terkait keluarga, anak-anak, dan semuanya,” kata Vardy dikutip Soccerway, Selasa (21/3/2017).

“Ketika orang-orang mencoba berbuat jahat kepada istri Anda yang sedang menyetir dan anak-anak berada di belakang, itu bukan hal yang terbaik. Itu menakutkan,” sambungnya.

Vardy menjelaskan, ketika pertemuan manajemen berlangsung seusai Leicester dikalahkan Sevilla di Liga Champions, ia berada di ruang anti-doping. Dengan kata lain, ia tidak mengikuti rapat.

“Saya membaca berita bahwa Ranieri dipecat setelah ada pertemuan. Disebutkan juga, saya berada di sana. Namun, saya berada di ruangan anti-doping selama tiga jam,” tutur Vardy.

You may also like
Tottenham Hotspur Berpesta di Kandang Leicester, Harry Kane Borong Empat Gol
Pelatih Arsenal Arsene Wenger Tidak Menyesal Gagal Dapatkan Vardy
Leicester City Secara Heroik Melaju ke Perempat Final
Liga Primer Inggris, Leicester City Sukses Mempermalukan Liverpool

Leave a Reply