TSTMM Bekerja Sama Dengan Bandar Bola SBOBET, Maxbet dan M11bet untuk Situs Judi Bola
Home > Berita Bola > Lima Transfer Terbaik Liga Primer Inggris Januari, Transfer Musim Dingin

Lima Transfer Terbaik Liga Primer Inggris Januari, Transfer Musim Dingin

Liga Primer Inggris Jendela transfer Januari atau dikenal sebagai bursa transfer musim dingin menjadi sebuah fase rutin kompetisi sepak bola terutama Eropa. Sejumlah kesepakatan mengejutkan pun tak jarang terjadi, mengingat batas waktu yang singkat (hanya satu bulan) tak seperti jendela transfer musim panas.

Hal itu membuat klub terkadang melakukan ‘pembelian panik’ akibat pendeknya waktu yang dimiliki. Seperti yang dilakukan raksasa Liga Primer Inggris, Chelsea, saat mendatangkan Fernando Torres pada 31 Januari 2011 lalu dari Liverpool. Torres kala itu didatangkan dengan mahar selangit, yakni 58,5 juta euro (Rp840 miliar) dari Liverpool. Sayang, El Nino hanya mampu mencetak satu gol di Liga Primer pada paruh kedua musim 2010–2011 tersebut.

Namun, tak jarang kejutan pun terjadi pada bursa transfer musim dingin ini. Metrotvnews.com pun mencoba merangkum lima transfer terbaik musim dingin yang pernah terjadi hingga saat ini.

Berikut lima transfer terbaik di musim dingin:

1. Youssouf Mulumbu (Dari PSG ke West Bromwich Albion)

Gelandang bertahan asal Kongo ini didatangkan West Brom seharga 250 ribu euro (Rp3,5 miliar) dari PSG pada 31 Januari 2009. Mulumbu menyepakati peminjaman selama enam bulan dan membuktikan dirinya sebagai salah satu pembelian tersukses dalam sejarah klub.

Meski West Brom akhirnya terdegradasi pada musim 2008–2009. WBA pun memutuskan mempermanenkan Mulumbu pada musim panas 2009.

Keputusan itu dijawab Mulumbu dengan berhasil membawa The Baggies promosi kembali ke Liga Primer Inggris pada 2010–2011 setelah menghabiskan satu musim di divisi Championship.

Pada musim tersebut, West Brom dibawanya finis di posisi ke-11 klasemen Liga Primer. Ia pun mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik klub pada 2011 dan menjadi idola fan The Baggies sebelum hengkang ke Norwich City pada musim panas 2015.

2. Asmir Begovic (Dari Portsmouth ke Stoke City)

Kiper kedua Chelsea ini menjadi shoot-stopper terbaik yang sukses dimiliki Stoke City. Didatangkan pada detik-detik terakhir dari Portsmouth, Begovic ditebus dengan mahar 3,75 juta euro (Rp53 miliar) pada 2010 lalu.

Portsmouth awalnya enggan melepas Begovic yang disiapkan sebagai pengganti jangka panjang David James. Namun, masalah keungangan yang membelit klub, membuat Portsmouth terpaksa melepas kiper Bosnia tersebut.

Perlahan tapi pasti, Begovic mulai menggusur posisi kiper utama The Potters yakni Thomas Sorensen. Ia pun bahkan mulai rutin bermain bagi Stoke di setiap laga sejak musim 2012–2013.

Penampilan apiknya tersebut membuat Chelsea tertarik mendatangkannya pada musim panas 2015. Sayang, kehadiran sosok Thibaut Courtois membuat Begovic kerap menjadi pilihan kedua di bawah mistar The Blues saat ini.

3. Jermain Defoe (Dari Tottenham Hotspur ke Portsmouth)

Defoe didatangkan Portsmouth pada hari terakhir bursa transfer Januari 2008 dari Tottenham Hotspur. Portsmouth yang kala itu menjadi salah satu kuda hitam di Liga Primer menebus Defoe seharga 9,3 juta euro (Rp133 miliar).

Defoe yang kini bermain untuk Sunderland membawa dampak besar bagi Portsmouth di paruh musim 2007–2008. Ia mencetak gol pada lima laga kandang pertamanya sebagai pemain Portsmouth.

Penampilan apiknya membuat Portsmouth berhasil finis di urutan kedelapan musim tersebut. Defoe sendiri berhasil mencetak total 17 gol dari 36 penampilan bagi Portsmouth sebelum diboyong kembali oleh Spurs pada bursa transfer Januari 2009 seharga 16,4 juta euro (Rp235 miliar).

4. Daniel Sturridge (Dari Chelsea ke Bolton Wanderers)

Sturridge mungkin menjadi salah satu transfer terbaik musim dingin di Liga Primer. Bolton meminjam Sturridge dari Chelsea pada hari terakhir transfer musim dingin 2011.

Sturridge yang kala itu masih berumur 22 tahun langsung membawa dampak positif bagi Bolton. Ia mencetak delapan gol dari 12 laga selama masa peminjamannya tersebut hingga akhir musim 2010–2011.

Sayang, Bolton tak mampu menahan Chelsea untuk membawanya pulang ke Stamford Bridge. Meski pada akhirnya dilepas The Blues ke Liverpool pada Januari 2013 dengan biaya 15 juta euro (Rp215 miliar).

5. Luis Suarez (Dari Ajax Amsterdam ke Liverpool)

Suarez adalah pembelian terbaik bursa transfer Januari usai didatangkan Liverpool dari Ajax pada 2010 lalu. Mahar sebesar 22,8 juta pound (Rp382 miliar) yang dikeluarkan Liverpool tampak setimpal dengan apa yang ditunjukkan Suarez.

Striker Uruguay yang disiapkan menggantikan Fernando Torres itu nyaris membawa Liverpool juara Liga Primer musim 2013–2014. Ia pun terpilih menjadi pemain terbaik versi PFA di musim tersebut dengan mencetak 31 gol di Liga Primer Ingggris.

Sayang, Suarez kerap dibumbui hal kontoversional dalam kariernya di Liverpool. Umpatan berbau rasial kepada Patrich Evra dan gigitannya kepada Branislav Ivanovic sempat mewarnai perjalanan karier tiga setengah musimnya berseragam Liverpool.

Namun dibalik kontroversinya, Suarez mampu mencetak total 82 gol bagi Liverpool di ajang Liga Primer. Prestasinya itu membuat Barcelona kepincut dan memboyongnya dengan mahar sebesar 42 juta pound (Rp704 miliar) pada musim panas 2014.

You may also like
Cristiano Ronaldo Konsultasikan Masalahnya di Real Madrid dengan Sir Alex Ferguson
Tiga Tim Promosi Liga Primer Inggris musim 2016–2017
Tottenham Hotspur Berpesta di Kandang Leicester, Harry Kane Borong Empat Gol
Lanjutan Liga Primer Inggris Statistik Manchester United saat Menghadapi Southampton

Leave a Reply