TSTMM Bekerja Sama Dengan Bandar Bola SBOBET, Maxbet dan M11bet untuk Situs Judi Bola
Home > Berita Bola > Jurgen Klinsmann Dan Frank Rijkaard Bisa Jadi Kandidat Pelatih Timnas Indonesia

Jurgen Klinsmann Dan Frank Rijkaard Bisa Jadi Kandidat Pelatih Timnas Indonesia

Jakarta – Menpora, Imam Nahrawi, melontarkan ide bombastis ingin membantu mendatangkan pelatih top asal Belanda, Guus Hiddink, untuk menukangi Timnas Indonesia. PSSI langsung merespons dengan menyebut dua pelatih beken lainnya, Jurgen Klinsmann serta Frank Rijkaard siap menggantikan posisi Alfred Riedl.

Posisi pelatih Timnas Indonesia di level senior lowong. Kontrak Alfred Riedl berakhir seiring usainya pelaksanaan Piala AFF 2016. PSSI tengah mengodok nama-nama arsitek yang akan didapuk jadi nakhoda Tim Merah-Putih ke depannya.

PSSI pun menyambut baik masukan Menpora soal Guus Hiddink. “Soal pelatih Timnas Indonesia menjadi kewenangan federasi. Kami menerima saran dari siapa pun termasuk Pak Menpora. Tapi keputusan akhir ada di kami,” kata Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono saat acara syukuran Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo medio pekan ini.

Keputusan final siapa yang melatih Tim Garuda akan diambil dalam forum Kongres Tahunan PSSI yang akan dihelat di Bandung pada 7 Januari 2017.

Menurut Joko Driyono, tidak mesti sosok Guus Hiddink saja yang bisa didapuk sebagai mentor Timnas Indonesia, tapi juga banyak pelatih lainnya.

“Ada Jurgen Klinsmann, yang terhitung sukses melatih Timnas Amerika Serikat. Lalu ada juga Frank Rijkaard, arsitek asal Belanda yang malang melintang di berbagai negara,” ucap Joko seraya tersenyum.

Hanya saja upaya mendatangkan nama-nama tenar tidak semudah membalikkan telapak tangan. Selain nominal kontrak mereka yang setinggi langit, reputasi Indonesia yang belum mendunia di percaturan sepak bola internasional juga jadi hadangan untuk mendatangkan pelatih elite.

Pada tahun 2017, praktis Timnas Indonesia tidak akan menjalani aktivitas internasional apa-apa. Tim Merah-Putih tidak ikut serta dalam Kualifikasi Piala Asia 2019 dan Piala Dunia 2018.

Selama setahun Tim Garuda paling banter hanya akan menjalani sejumlah laga uji coba internasional. Baru pada 2018, Indonesia kembali berlaga di Piala AFF.

PSSI agaknya memilih lebih fokus ke Timnas Indonesia U-22 yang akan berlaga di SEA Games 2017 Malaysia. Persiapan jangka panjang bakal mulai digeber sejak awal tahun hingga bulan Agustus. Sama seperti level senior, Timnas Indonesia U-22 juga belum memiliki pelatih permanen.

Leave a Reply